BEM STAIN JURAI SIWO METRO

KAMI MAHASISWA INDONESIA BERSUMPAH BERTANAH AIR SATU TANAH AIR TANPA PENINDASAN KAMI MAHASISWA INDONESIA BERSUMPAH BERBANGSA SATU BANGSA CINTA KEADILAN KAMI MAHASISWA INDONESIA BERSUMPAH BERBAHASA SATU BAHASA TANPA KEBOHONGAN

THE BIG FAMILY

THE BIG FAMILY
BEM STAIN Jurai Siwo Metro

Jumat, 09 Oktober 2009

Short Story of BEM

Diposting oleh BEM STAIN JURAI SIWO METRO

Bahasa Keadilan

Badan Eksekutif Mahasiswa atau yang sering kita kenal dengan sebutan BEM dahulu pada zaman reformasi dikenal dengan sebutan Senat Mahasiswa. Pada tahun 1998 mahasiswa sangatlah berperan atas turunya presiden Soeharto, sang penguasa selama 32 Tahun.

BEM STAIN Jurai Siwo Metro mulai berdiri pada tahun 2003 yang sebelumnya adalah Senat Mahasiswa. Pada waktu itu senat mahasiswa sangatlah di kebiri oleh lembaga karena tidak semua kebijakan tentang mahasiswa tidak diserahkan kepada senat sendiri. Melalui proses yang cukup lama dengan perjuangan yang sangat keras akhirnya berdirilah Badan Eksekutif Mahasiswa BEM STAIN Jurai Siwo Metro. Presiden pertama Atau Presiden Mahasiswa (PRESMA) periode 2003-2004 adalah saudara Imam Ma’ruf dari Jurusan Tarbiyah Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Dan Sekertaris Jendral (SEKJEND) adalah Saudara Supendi dari Jurusan tarbiyah Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI). Pada waktu itulah mulai diadakannya pemilu raya (PEMIRA) seluruh mahasiswa langsung menggunakan hak pilihnya, disitulah mulai terjadi demokrasi mahasiswa. Kalau pada saat masih Senat Mahasiswa hanya perwakilan dari mahasiswa tidak semua mahasiswa memilih. Pada waktu itu proses naiknya saudara imam ma’ruf sangatlah luar biasa karena waktu itu adalah pertamakalinya pemilihan langsung. Mahasiswa pada waktu itu masih anarkis dengan imbas runtuhnya Soeharto mengapa demikian karena mahasiswa pada waktu itu sangatlah peka terhadap realita sisioal.

Dalam masa pemerintahan saudara Imam Ma’ruf banyak terjadi problema-problema kampus yang siknifikan

Lalu tahun berikutnya PRESMA Periode 2004-2005 dijabat oleh saudara Supendi yang pada tahun sebelumya menjabat sebagai sekertaris jendral (SEKJEN) saudara Imam Ma’ruf. Dan sekertaris jendaranya dijabat oleh saudara Adi Hasan Basri dari jurusan Syari’ah Prodi Ahwalussakhsiyah (AHS). Pada waktu ketika penghitungna suara sangatlah tipis selisihnya yaitu 11 Suara.

Pada periode ke III pemilahan presiden lagi pada saat itu dimenangkan oleh saudara Rahmad Soleh dan lawanya saudara muslimin dari Jurusan Tarbuyah Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI). Selisih suara pada saat itu 35 suara. Masa pemerintahan saudara rahmad soleh sekertaris jendaralnya dijabat oleh saudara Uslih dari jurusan Tarbiyah Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI).


Tahun 2007 Kongres BEM KBM STAIN Jurai Siwo Metro ke IV digelar dan mengahasilkan beberapa keputusan dari Mulai AD/ART sampai Kreteria Calon Presiden yang akan datang. Waktu itu calon presiden mahasiswa berjumlah Tiga kandidat yaitu : saudara yudi dari Jurusan Syariah prodi Ahwalussakhsiyah (AHS), saudara yasirrudin dari Jurusan Tarbiyah Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), saudara Feriyansah dari Jurusan Tarbiyah prodi (PAI), Lalu saudara Uslih Jurusan Tarbiyah Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI). Proses pemilihan sangatlah ketat sekali karena banyaknya calan.

Bulan November 2008 telah di gelar kongres BEM yang ke V. dalam kongres tersebut ada beberapa pembahasan untuk BEM ke depan, salah satunya adalah system paket (presiden dan wakil presiden mahasiswa). Dalam penentuan ini sangatlah luar biasa karena kongres sebelumnya tidak ada yanga namanya system paket, akhirnya dalam sidang pleno disepakati bersama oleh peserta sidang,

Setelah hasil kongres di sosialisasikan ke seluruh mahasiswa, mahasiswa menyambut dengan antusias dalam keriteria calon tersebut, dan pada akhirnya setelah dibuka pendaftaran calon presiden dan wakil presiden mahasiswa ada tiga pasang calon yang mengambil formulir pendaftaran,

Setelah berselang beberapa hari semua calon telah mengembalikan berkas, dan akhirnya panitia memverivikasi semua berkas calon tersebut, akhirnya berdasarkan keputusan panitia maka ke tiga calon tersebut lulus verifikasi calon presiden dan calon wakil presiden mahasiswa lalu pengambilan nomor urut, Nomor urut 1 Deli Antoni dan Rafit jayanti, Nomor 2 Harmono dan Bagus Irawan, Nomor 3 Heri Hermanto dan Adhari

Setelah selesai verifikasi berkas dan pengambilan nomor urut maka panitia mensosialisasikan ke seluruh mahasiswa, dan dalam keputusan kongres maka kampanye diadakan selama 6 hari, waktu kampanye pada tahun ini adalah system baru karma yang sebelumnya hanya empat sampia tiga hari, dan dalam kampanye ini sangatlah luar biasa berbeda dengan kampanye-kampanye yang saebelumnya, dulu para calon presiden atau tim suksesnya berkampanye hanya mengunakan famplet-famplet saja, tapi pada tahun 2008 sangatlah luar biasa, tidak kalah dengan kampanyenya para caleg-caleg, para kandidad sampai berkampanye memasang baleho yang ukurannya sampai lima meter bahkan ada yang lebih, dan para kandidad dan tim suksesnya berkampanyenya sangatlah luar biasa. Kandidad nomor urut 3 Heri hermanto & Adhari dua hari sebelum hari tenang berkampanye di luar kelas (Panggung terbuka), dan banyak cara yang mereka lakukan dalam berkampanye untuk menarik simpati mahasiswa. Di hari terahir kampanye kandidad nomor urut 2 Harmono & Bagus Irawan, mereka dan tim suksesnya berkampanye di luar kelas (panggung terbuka), menurut pengamatan saya kandidad inilah yang kampanyenya lebih dari yang lain. Mengapa demikian karena mereka sebelum hari terahir kampanye, …………

Hasil perolehan suara antara pasangan harmono & bagus irawan dengan pasangna heri hermanta & adhari hanya selisih 19 suara ini membuat pasangan harmono & bagus irawan beserta tim suksesnya

Tobe caontinue……………..

0 komentar:

Posting Komentar